Selembar lasa lalu
cerita tentang kisah kita yang sempat menjadi satu
kemudian hilang ditelan waktu
selembar masa lalu
layaknya daun yang terbang setelah tertiup angin dan jatuh
selembar masa lalu
seperti benalu, melekat di setiap lirik-lirik lagu
yang membuat aku ingin berkata rindu
selembar masa lalu
entah mengapa namanya selalu terdengar tak perduli berapa jauh aku berlabuh
selembar masa lalu
ia yang mencuci kakinya dihatiku lalu pergi berlalu
selembar masa lalu
yang jika di simpan membuat hatiku pun merasa rapuh
dan bila di buang akan menyakiti egoku
engkau selembar masalalu
sempat memberti arti bahwa cinta yang seharusnya patut ditunggu
menjadi hilang karena rasamu tak lagi kepadaku
Rabu, 31 Agustus 2016
Minggu, 22 Mei 2016
Haruskah Dibuka?
Sudah cukup lama dia sendiri menyendiri tak berpenghuni
hanya memori yang dia simpan tak ingin dibagi
luka akibat kenangan ingin dia akhiri.
Lalu sesuatu-pun mendatanginya
memberi asa untuk kembali membuka
hati yang tak berpenghuni merasakan lagi rasa itu
Haruskah dibuka hati itu yang telah tertutup lama?
jika iya, maka hati itu berharap dirimulah yang mampu mengisi kosongnya hati
mampu mengobati luka yang telah lama dia lalui
mampu membagi semua cerita untuk melanjutkan arti kenapa harus ada cinta di dunia ini
Teruntuk kamu yang bisa membuat hati ini kembali berseri
aku harap cinta akan membuat kita bersatu suatu hari nanti.
hanya memori yang dia simpan tak ingin dibagi
luka akibat kenangan ingin dia akhiri.
Lalu sesuatu-pun mendatanginya
memberi asa untuk kembali membuka
hati yang tak berpenghuni merasakan lagi rasa itu
Haruskah dibuka hati itu yang telah tertutup lama?
jika iya, maka hati itu berharap dirimulah yang mampu mengisi kosongnya hati
mampu mengobati luka yang telah lama dia lalui
mampu membagi semua cerita untuk melanjutkan arti kenapa harus ada cinta di dunia ini
Teruntuk kamu yang bisa membuat hati ini kembali berseri
aku harap cinta akan membuat kita bersatu suatu hari nanti.
Jumat, 12 Februari 2016
Ingin Menyapa
Aku diam dimalam yang mulai memberi secercah kenangan
ketika kulihat banyak memori yang pernah kita jalani di saat-saat itu. Dimana saat empat mata saling menatap untuk waktu yang lama, berharap kita bisa bersama terlelap sampai malam beranjak pergi.
Terlalu banyak tawa dan senyum yang kita bagi sehingga sulit untuk meninggalkan walau hanya untuk sejenak
meski harus direlakan tapi aku tidak bisa melupakan.
Dan memori itu hanya menjadi hantu yang terus membayangiku, meski terkadang indah mengingatnya tapi untuk mengharapkannya kembali hanya menjadi asa yang kemudian punah
Untuk kamu yang sudah pergi dari barisan cerita hidup ini
membuat cerita baru yang hanya membuatku semakin pilu
aku hanya ingin menyapa, apa kita bisa saling bertukar cerita? meski sudah berada dihati yang berbeda.
Langganan:
Komentar (Atom)