ketika kulihat banyak memori yang pernah kita jalani di saat-saat itu. Dimana saat empat mata saling menatap untuk waktu yang lama, berharap kita bisa bersama terlelap sampai malam beranjak pergi.
Terlalu banyak tawa dan senyum yang kita bagi sehingga sulit untuk meninggalkan walau hanya untuk sejenak
meski harus direlakan tapi aku tidak bisa melupakan.
Dan memori itu hanya menjadi hantu yang terus membayangiku, meski terkadang indah mengingatnya tapi untuk mengharapkannya kembali hanya menjadi asa yang kemudian punah
Untuk kamu yang sudah pergi dari barisan cerita hidup ini
membuat cerita baru yang hanya membuatku semakin pilu
aku hanya ingin menyapa, apa kita bisa saling bertukar cerita? meski sudah berada dihati yang berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar